TINDAKAN adalah aktualisasi dari kata-kata. (W.S Rendra)

INDONESIA BERTINDAK adalah sebuah langkah kecil yang dimulai oleh sepasang suami-istri yang mendambakan kembalinya sebuah kebanggaan dari seluruh rakyat pada bangsa dan negaranya.

INDONESIA BERTINDAK adalah sebuah gerakan nyata yang bertujuan mewujudkan tindakan dalam menciptakan perbaikan, kekompakan dan kebersamaan pada bangsa Indonesia yang sedang berjuang lepas dari masa-masa sulit sekarang ini.

INDONESIA BERTINDAK senantiasa berusaha mengangkat issue yang berhubungan langsung dengan kebutuhan rakyat dan kebanggaan atas negara tanpa berdiri di atas kepentingan agama, suku,partai atau golongan atau ras tertentu.

INDONESIA BERTINDAK tidak mewakili suara pemerintah Republik Indonesia.


Salam,


Indah dan Iwan Esjepe
iwan_esjepe@yahoo.co.id
Phone : 0888-8-17-1945

Rabu, 19 Maret 2008

Mengapa kita harus mencintai Malaysia?




Selalu ada pesan yang tersembunyi dari setiap peristiwa yang terjadi.

- Ketika Sipadan dan Ligitan berpindah tangan ke Malaysia, kami belajar untuk lebih mencintai dan menjaga ribuan pulau yang Indonesia miliki,

- Ketika banyak tenaga kerja Indonesia dipekerjakan dan diperlakukan secara tidak manusiawi, kami belajar untuk bisa lebih mempersiapkan sebuah negeri yang bisa memberi lapangan pekerjaan bagi warga negaranya sendiri,

- Ketika mendengar banyak kayu ilegal mengalir ke Malaysia kami belajar akan pentingnya memiliki keamanan perbatasan yang kuat dan aparat yang jujur tidak mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompoknya.

- Ketika iklan pariwisata Malaysia lebih menarik dan menyedot banyak turis asal Indonesia kami belajar untuk lebih bisa memaksimalkan koordinasi dan potensi pariwisata di negeri ini.

- Ketika beberapa oknum polisi Diraja Malaysia mengeroyok seorang wasit karate dari Indonesia kami belajar bahwa semakin hari negeri kita ini semakin tak dihargai apalagi ditakuti.

Malaysia telah dijadikan tuhan sebagai cermin, agar bangsa Indonesia segera berbenah diri.

Mengapa kita harus membenci?

Mari kita segera BERTINDAK, memperbaiki diri, agar kembali menjadi negara yang dihargai, jika tidak, makin parah kondisi yang akan dialami anak cucu kita nanti.

Mari kita melihat tahi sebagai pupuk yang bisa punya manfaat tinggi (hehehe, biar Rhyming)

Salam,

Indah dan Iwan Esjepe
Bintaro, malam... hampir pagi.

Tidak ada komentar: